foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Pelayanan Iman & Doa
www.pidmedia.net
PID

Pelayanan Kristen (Christian Ministry Church) Badan Hukum : Departemen Agama RI no.156 Tahun 1990, Motto PID adalah MELAYANI YANG BELUM TERLAYANI, Donation; Bank Central Asia (BCA), Account No : 3312172299,Beneficiary name : Christi Yana Rahayu atau Pudjianto +++ Swift Code: CENAIDJA ;Beneficiary Bank Name: Bank Mandiri, Beneficiary Branch: KCP Batu,Beneficiary Account No: 144-00-1556515-0, Beneficiary name: Pudjianto/Monika Maria Paramita +++ Swift Code: BMRIIDJA +++ +++

Visitors Counter

250240
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
121
98
219
249096
2682
7341
250240

Your IP: 54.227.104.40
Server Time: 2018-01-22 21:51:40

MELAYANI DI TEMPAT PARTNER PID

 

Pelayanan Iman dan Doa atau Lembaga PID dalam jangkauan pelayanannya memang tidak bisa berjalan sendiri, karena pada dasarnya terlalu luas dunia ini untuk dijangkau sendirian oleh siapapun termasuk oleh Lembaga PID untuk dikerjakan. Sehingga terasa aneh bila ada pihak yang menganggap diri yang paling hebat untuk menyelesaikan Amanat Agung Tuhan Yesus yaitu membawa sebanyak mungkin orang kepada Kristus. Sehingga bergandengan tangan dengan setiap pihak yang memiliki visi dan misi yang sama akan menjadi pilihan yang produktif untuk memajukan pelayanan bagi kemuliaan nama Tuhan Yesus Kristus.

Karena itu Lembaga PID yang memiliki partner dari berbagai kalangan yang memiliki visi dan misi besar yang sama yaitu melaksanakan perintah Amanat Agung Tuhan Yesus. Karena itu dalam rangka Paskah yang lalu yang waktunya juga tidak terlalu jauh dari hari Pentakosta silam beberapa pihak mengundang Pdt. Pudjianto untuk member pelayanan secara khusus pelayanan firman Tuhan.

 

Salah satu undangan yang datang kepada Lembaga PID adalah dari Sekolah Tinggi Teologia Simpson, Ungaran, Jawa Tengah. Undangan untuk menyampaikan firman Tuhan tersebut datang dalam rangka penutupan semester bagi para mahasiswa yang menimba ilmu di sekolah teologia tersebut. Tentu saja undangan tersebut karena selama ini Lembaga PID sudah lama bekerjasama dengan sekolah yang cukup tekenal tersebut. Perlu diketahui juga bahwa Sekolah Tinggi Teologia Simpson ini dikenal sebagai sekolah yang mendidik banyak calon hamba Tuhan yang kebanyakan para lulusannya terjun dan melayani di pedesaan serta pedalaman baik di pulau Jawa maupun di luar Jawa. Sementara kerjasama yang dilakukan dengan Lembaga PID adalah di STT Simpson ini ada tujuh mahasiswa yang dibiayai oleh PID. Bahkan empat di antaranya sudah lulus dan bahkan melayani di berbagai tempat di Indonesia. Sudah tentu Pdt. Pudjianto sebagai pimpinan PID bangga melihat calon-calom hamba Tuhan yang masih muda dari berbagai suku dan pulau ini telah menerjunkan diri  untuk dibentuk di sekolah ini. Selain itu Lembaga PID mengucap syukur karena Lembaga PID telah mengambil bagian dalam pembentukan para calon hamba Tuhan di sekolah ini dengan member bantuan biaya pendidikan kepeda mereka. Sedangkan pada saat ini masih ada tiga mahasiswa yang dibantu biaya pendidikannya oleh Lembaga PID. Menariknya tidak sedikit mereka yang telah menjalani pelayanan di la pangan tetap ingat dengan Lembaga PID. Seperti Merry Chrisanti yang terpanggil menjadi hamba Tuhan dan ingin dididik khusus di Sekolah Tinggi Teologia Simpson. Ketika itu Merry, begitu biasa ia dipanggil, hanya memiliki orang tua tunggal yang bekerja di sebuah Yayasan Kristen yang honornya tidak seberapa.  Lembaga PID tanggap akan kerinduan Merry dan akhirnya memberikan bantuan pendidikan kepada Merry, yang akhirnya memilih dibentuk  di Sekolah Tinggi  Teologia Simpson di Ungaran ini. Sekarang Merry sudah merampungkan pendidikannya, dan bahkan sudah melayani di Tembagapura, Papua. Dalam kesaksiannya Merry mengatakan bahwa wilayah pelayanannya di lereng-lereng gunung di Papua, di mana banyak di antara mereka yang haus akan firman Tuhan. Di samping itu Merry juga mengajar mereka membaca, menulis, karena kebanyakan dari mereka tidak bisa membaca dan menulis. Di tempat pelayanan Merry lebih banyak dipanggil ibu Guru  untuk anak-anak bagi kalangan orang tua dipanggil ibu pendeta. Merry juga terbeban melalui PID membiayai pendidikan teologia bagi siapapun yang terpanggil untuk masuk ke dalam pelayanan Tuhan melalui pendidikan yang direkomendasi oleh Lembaga PID yang salah satunya adalah STT Simpson ini.

 

 

 


Copyright © 2018 PID MEDIA Rights Reserved.