foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Pelayanan Iman & Doa
www.pidmedia.net
PID

Pelayanan Kristen (Christian Ministry Church) Badan Hukum : Departemen Agama RI no.156 Tahun 1990, Motto PID adalah MELAYANI YANG BELUM TERLAYANI, Donation; Bank Central Asia (BCA), Account No : 3312172299,Beneficiary name : Christi Yana Rahayu atau Pudjianto +++ Swift Code: CENAIDJA ;Beneficiary Bank Name: Bank Mandiri, Beneficiary Branch: KCP Batu,Beneficiary Account No: 144-00-1556515-0, Beneficiary name: Pudjianto/Monika Maria Paramita +++ Swift Code: BMRIIDJA +++ +++

Visitors Counter

324151
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
24
191
215
322579
5929
15323
324151

Your IP: 54.162.118.107
Server Time: 2018-10-22 03:02:36

Radio Streaming

MENGALIHKAN PEMBICARAAN

(Yohanes 4:1-22)

Memperhatikan pembicaraan Tuhan Yesus dengan perempuan Samaria ini memang ada yang menarik untuk disimak. Ketika Tuhan Yesus sudah berkata hal yang paling dibutuhkan wanita tersebut yaitu air hidup,   Wanita itu bukan segera menanggapinya  secara positif sebagai kebutuhan dasar bagi kehidupan yang akan datang, namun mencoba dialihkan:  "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu? Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"(Yohanes 411-12). Apa yang dikatakan wanita tersebut malah bisa menimbulkan perbantahan yang tidak ada ujung dan pangkalnya.

Ia berusaha mengalihkan pembicaraan berkaitan dengan air hidup yang sebenarnya sangat dibutuhkan dirinya.  Namun, yang dilakukan Tuhan Yesus adalah mengembalikan pembicaraan  semula. “"Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."(Yohanes 4:13-14).  Hal  demikian sering terjadi juga pada jaman sekarang, bila kita menyentuh kepada keselamatan ada di dalam Yesus Kristus, maka orang akan berusaha untuk mengalihkan pembicaraan ke hal yang lain, atau tetap diteruskan namun akan menimbulkan perbantahan yang sebetulnya tidak perlu.

Dari paparan  Yohanes ini kita bisa belajar, bahwa di dalam  kita menginformasikan berita sukacita kepada sesama, harus memiliki tujuan yang jelas, dan jangan mau diseret untuk beralih dari pembicaraan yang utama. Dan hindari jangan terjadi perbantahan yang tidak perlu.

 

HINDARI PERBANTAHAN YANG TIDAK PERLU, KARENA PERBANTAHAN TIDAK JARANG MENIMBULKAN LUKA DAN DENDAM.


Copyright © 2018 PID MEDIA Rights Reserved.