foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Pelayanan Iman & Doa
www.pidmedia.net
PID

Pelayanan Kristen (Christian Ministry Church) Badan Hukum : Departemen Agama RI no.156 Tahun 1990, Motto PID adalah MELAYANI YANG BELUM TERLAYANI, Donation; Bank Central Asia (BCA), Account No : 3312172299,Beneficiary name : Christi Yana Rahayu atau Pudjianto +++ Swift Code: CENAIDJA ;Beneficiary Bank Name: Bank Mandiri, Beneficiary Branch: KCP Batu,Beneficiary Account No: 144-00-1556515-0, Beneficiary name: Pudjianto/Monika Maria Paramita +++ Swift Code: BMRIIDJA +++ +++

Visitors Counter

324161
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
34
191
225
322579
5939
15323
324161

Your IP: 54.162.118.107
Server Time: 2018-10-22 03:34:18

Radio Streaming

MENJADI ORANG TERPILIH

(Yohanes 1:35-51)

Dalam dunia ini siapa saja  tentu sangat bahagia menjadi orang yang terpilih. Misalnya saja terpilih menjadi seorang pejabat, sudah tentu  orang yang terpilih menjadi pejabat itu sangat senang, karena ia akan memiliki kekuasaan, otomatis penghasilan juga bertambah.  Atau terpilih  menjadi juara suatu lomba, pasti sangat senang sekali. Untuk menjadi orang yang terpilih harus memiliki kriteria tertentu yang melebihi dari  orang kebanyakan. Namun, kalau kita menyimak apa yang  ditulis Yohanes ini, mereka bukan karena memiliki kelebihan dengan masyarakat kebanyakan.

Mereka terpilih menjadi murid Tuhan Yesus adalah  karena  anugerah saja. Mereka berlima juga ada kekurangannya sebelum  menjadi murid Tuhan Yesus. Terpilih di sini dalam pengertian mereka disisihkan dari dunia, untuk dibentuk dan di didik secara khusus supaya jadi orang  menurut kehendak Tuhan, walaupun Tuhan sudah tahu apa kelemahan dari mereka yang sudah dipanggil tersebut.  Dan yang kita harus belajar dari mereka  adalah bahwa mereka tidak menunda-nunda atau mereka tidak menolak, atau meminta jaminan apabila mereka ikut Tuhan. Mereka langsung saja memutuskan mengikuti Tuhan dengan segala penyerahannya. Memang luar biasa.  Bahkan bekas murid Yohanes ketika tahu Tuhan Yesus tidak ada tempat untuk meletakkan kepalapun, mereka tidak undur, mereka tetap maju menjadi muridNya, sampai salah satunya menulis 2 kitab, yaitu Injil Yohanes dan Kitab Wahyu. Mereka tidak menyesal menjadi murid Tuhan Yesus. Karena memang di dalam Dia  ada jaminan, diselamatkan dari kebinasaan kekal. Mereka berani meninggalkan segala sesuatu  untuk mengikut Tuhan. Mereka mengaminkan apa yang ditulis Markus: “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya” (Markus 8:36).

 

JIKA KITA TERPILIH UNTUK MENJADI ALAT KEMULIAAN  TUHAN WALAUPUN MENURUT UKURAN DUNIA KITA KECIL, NAMUN DI MATA TUHAN KITA ADALAH ISTIMEWA. MARI KITA LAKUKAN DENGAN SETIA


Copyright © 2018 PID MEDIA Rights Reserved.