foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Pelayanan Iman & Doa
www.pidmedia.net
PID

Pelayanan Kristen (Christian Ministry Church) Badan Hukum : Departemen Agama RI no.156 Tahun 1990, Motto PID adalah MELAYANI YANG BELUM TERLAYANI, Donation; Bank Central Asia (BCA), Account No : 3312172299,Beneficiary name : Christi Yana Rahayu atau Pudjianto +++ Swift Code: CENAIDJA ;Beneficiary Bank Name: Bank Mandiri, Beneficiary Branch: KCP Batu,Beneficiary Account No: 144-00-1556515-0, Beneficiary name: Pudjianto/Monika Maria Paramita +++ Swift Code: BMRIIDJA +++ +++

Visitors Counter

253803
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
103
272
892
252198
2751
3494
253803

Your IP: 54.160.153.233
Server Time: 2018-02-23 16:13:53

SELALU ADA KESEMPATAN

(Yohanes 7)

Selamat beribadah

Sebagai manusia  betapa sulitnya untuk mengerti  hal-hal yang tidak bisa dilihat oleh mata.  Nalar ini bekerja sesuai dengan apa yang dilihat dan apa yang di dengar. Konsep-konsep yang ada di dalam pikiran  adalah kumpulan dari apa yang di dengar dan apa yang dilihatnya. Untuk menembus  di luar itu maka akan mengalami kesulitan. Inilah yang ada di dalam pikiran saudara-saudara Tuhan Yesus.  Mereka belum tahu sebenarnya siapakah Tuhan Yesus itu. Yang mereka tahu adalah Tuhan Yesus itu adalah saudaranya, selebihnya  tidak tahu. Mereka hanya tahu dari apa yang dilihat dan di dengarnya, bahwa Tuhan Yesus itu saudaranya. Oleh karena itu mereka tidak percaya bahwa Tuhan Yesus itu diutus oleh Allah. Mereka hanya mendengar Yesus ini  banyak melakukan hal-hal yang mengagumkan orang banyak. Hanya itu. Mungkin berambisi jadi pemimpin.

Ini pikirannya.  Maka dari itu ketika pada hari raya pondok daun, Tuhan Yesus  diminta saudara-saudaranya untuk menampilkan diri, dan memperlihatkan keajaiban-keajaiban kepada orang banyak,  karena pada wwaktu itu akan banyak orang berdatangan merayangakan,  dengan demikian dunia akan tahu. (Yoh 7:3-4). Atas saran saudara-saudaranya itu Tuhan Yesus menjawab: “WaktuKu belum tiba, tetapi kamu selalu ada waktu”. Kata “waktu” di sini seharusnya di terjemahkan kesempatan. Jadi saudara-saudaranya dalam hal-hal demikian selalu ada kesempatan, tetapi bagiNya tidak seperti itu. Dia sudah memiliki jadwal yang ketat yang diberikan BapaNya, jadi tidak sembarangan.

Demikian juga bagi kita, seperti saudara-saudara Tuhan Yesus kapan saja kita selalu memiliki kesempatan, tergantung bagaimana kita menggunakan setiap kesempatan itu. Sebagian besar orang kesempatan yang dia miliki dibuat untuk mengumbar hawa nafsu, merusak diri, dan tidak peduli terhadap sesamanya. Namun, bagi kita orang yang telah percaya kepada Tuhan Yesus, kita tahu menggunakan setiap kesempatan. Setiap kesempatan yang ada kita pergunakan  untuk menjadi kemuliaanNya. Bagaimanapun kita harus tahu bahwa Injil itu adalah kita sendiri. Dan kita harus  menterjemahkannya di dalam kehidupan kita, sehingga banyak orang yang bisa membacanya.

 

 

JANGAN SIA-SIAKAN KESEMPATAN YANG ADA PADA KITA UNTUK  MEMPERJELAS INJIL ITU DALAM KEHIDUPAN KITA, KARENA KESEMPATAN YANG DEMIKIAN TIDAK PERNAH KEMBALI LAGI.


Copyright © 2018 PID MEDIA Rights Reserved.