foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Pelayanan Iman & Doa
www.pidmedia.net
PID

Pelayanan Kristen (Christian Ministry Church) Badan Hukum : Departemen Agama RI no.156 Tahun 1990, Motto PID adalah MELAYANI YANG BELUM TERLAYANI, Donation; Bank Central Asia (BCA), Account No : 3312172299,Beneficiary name : Christi Yana Rahayu atau Pudjianto +++ Swift Code: CENAIDJA ;Beneficiary Bank Name: Bank Mandiri, Beneficiary Branch: KCP Batu,Beneficiary Account No: 144-00-1556515-0, Beneficiary name: Pudjianto/Monika Maria Paramita +++ Swift Code: BMRIIDJA +++ +++

Visitors Counter

572566
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
991
1216
7241
559222
18654
35116
572566

Your IP: 18.204.2.53
Server Time: 2019-09-20 20:17:26

RADIO STREAMING

IMAN SEORANG IBU

     Seorang ibu penjual lemper di terminal itu sudah cukup lama berjualan di situ. Orang-orang yang pekerjaannya di terminal sangat kenal dengan ibu tersebut. Ibu ini anaknya 4 masih kecil-kecil. Ia menghidupi anak-anaknya sendirian, karena suami tercintanya dipanggil Tuhan terlebih dahulu. Namun, ibu itu walaupun hanya jualan lemper tidak pernah mengeluh, terlihat setiap hari anaknya yang sulung membantu mamanya mengantarkan lemper-lemper itu ke terminal untuk dijual.

 

    Namun, satu hal yang tidak dimiliki oleh tukang jualan yang lain adalah ibu itu setiap tengah malam bangun, memperhatikan  ke ke empat putranya dari yang sulung sampai yang paling kecil. Kepada yang sulung tangannya di tumpangkan ke kening anaknya: “Tuhan Yesus, berkati anak saya yang sulung ini,kelak  supaya menjadi pengusaha besar di kota ini”. Lantas kepada yang ke dua perempuan: “Tuhan Yesus, putri saya ini supaya kelak menjadi istri seorang pengusaha yang takut akan Tuhan, sehingga bisa memberi banyak untuk pekerjaan Tuhan”. Lantas   kepada yang nomor 3, “Tuhan Yesus saya mengharapkan anak ini, bisa bekerja di Amerika, betapa bangganya saya  jika anak ini bisa bekerja di sana”. Lantas yang paling bungsu, ibu ini menumpangkan tangannya, “Nak, kamu paling sakit-sakitan sendiri, dan sering ke dokter, Tuhan Yesus saya minta anak ini kelak akan menjadi dokter spealis anak, dan murah hati terhadap orang yang miskin”.  Setelah semua ditumpangi ia mengakhiri: “Tuhan hidup anak saya jangan sampai bernasip seperti mamanya ini”.

    Setiap tengah malam ibu itu bangun, sambil memperbaiki selimut mereka berempat, mendoakan yang  begitu terus dengan menumpangkan tangannya. Secara manusiawi doa ibu itu terlalu tinggi, dan tidak mungkin terjadi. Namun 27 tahun kemudian apa yang di doakan ibu  ini benar digenapi oleh Tuhan. Anaknya yang sulung, menjadi pengusaha alat-alat olah raga terbesar di kotanya, demikian anak-anaknya yang lain jadi seperti yang didoakan.

Firman Tuhan tertulis: “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat” (I brani 11:1).

     LEBIH BAIK MEMANG MINTA YANG TERBAIK UNTUK ANAK-ANAK KITA DARI PADA SAMA SEKALI TIDAK MEMINTA APAPUN UNTUK MASA DEPAN ANAK KITA. OLEH IMAN, DIA YANG BERKUASA MEMBERI, AKAN MEWUJUDKAN APA YANG MENJADI PERMINTAAN KITA.


Copyright © 2019 PID MEDIA Rights Reserved.