foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Pelayanan Iman & Doa
www.pidmedia.net
PID

Pelayanan Kristen (Christian Ministry Church) Badan Hukum : Departemen Agama RI no.156 Tahun 1990, Motto PID adalah MELAYANI YANG BELUM TERLAYANI, Donation; Bank Central Asia (BCA), Account No : 3312172299,Beneficiary name : Christi Yana Rahayu atau Pudjianto +++ Swift Code: CENAIDJA ;Beneficiary Bank Name: Bank Mandiri, Beneficiary Branch: KCP Batu,Beneficiary Account No: 144-00-1556515-0, Beneficiary name: Pudjianto/Monika Maria Paramita +++ Swift Code: BMRIIDJA +++ +++

Visitors Counter

479299
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1918
1204
8083
461535
38740
29907
479299

Your IP: 54.163.213.149
Server Time: 2019-06-26 14:46:54

RADIO STREAMING

 

TEMU PENDENGAR DI DESA SUKOANYAR BLITAR  

 

Kata orang, kesempatan itu datang sekali, selebihnya bila terjadi kesempatan yang sifatnya sama maka itu kesempatan yang lain. Dalam rangka tidak ingin membuang kesempatan yang datang itu maka ketika sebuah undangan datang untuk menghadiri acara temu pendengar dari Radio Gracia FM Blitar kepada Lembaga Iman dan Doa (Lembaga PID) itu merupalan kesempatan yang sangat baik dan sayang bila dilewatkan. Karena dengan datang ke pertemuan pendengar kita bisa melihat langsung pendengar yang selama ini mendengarkan program-program produksi Lembaga Pelayanan Iman & Doa (PID).

 

 

Benar saja ketika tim PID datang dan secara khusus bertemu dengan orang kunci yaitu Ibu Ester kita bisa mendapatkan banyak informasi bagaimana tanggapan pendengar terhadap program-program dari PID. Menurut Ibu Esther yang adalah salah satu pengurus Radio Gracia menjelaskan bahwa seluruh program PID sangat menarik bagi kebanyakan pendengar, dari bahasa Jawa sampai bahasa Indonesia. Karena itu untuk hal itulah para pendengar ingin bertemu langsung dengan para penyiarnya. Sudah tentu harapan itu tidak bisa terpenuhi jikalau seluruh presenter dari PID diharapkan untuk bisa datang, karena pada dasarnya para presenter di PID itu bukanlah orang yang bekerja sepenuh waktu di PID. Bisa dikatakan bahwa  hampir semua merupakan tenaga sukarela yang menyisihkan waktunya untuk melayani di PID.

Yang bisa hadir ketika itu adalah staf administrasi, editor dan Pdt. Pudjianto, yang memang Pdt. Pudjianto adalah  bekerja sepenuh waktu di Lembaga Pelayanan Iman & Doa.

           Ketika ibu Esther diberi tahu bahwa Pdt. Pudjianto akan hadir, tidak sedikit pendengar sangat antusias sekali untuk bisa hadir. Masih menurut ibu Esther bahwa banyak sekali para pendengar itu yang ingin berjumpa dengan Pdt. Pudjianto secaralangsung, karena selama ini para pendengar itu setiap hari bisa mendengarkan kotbah-kotbahnya baik dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Jawa. Makanya tidak heran bila dalam jumpa pendengar itu mereka berkeinginan utuk bisa bertemu langsung dengan presenter.

          Sayangnya lokasi di mana Temu Pendengar itu diadakan sulit untuk dijangkau sehingga tim PID harus mencari informasi dengan bertanya selama perjalanan. Tepatnya di Desa Sukoanyar. Kecamatan Kesamben, Blitar. Perjalanan ke Desa Sukoanyar sebenarnya mudah bila sudah diketahui, namun letaknya yang tidak mudah untuk dijangkau. Setelah menggunakan GPS untuk mencoba mencari dengan informasi awal di mana pertemuan pendengar itu diadakan di sebuah gereja. Ternyata GPS sendiri tidak bisa menunjukkan yang tepat di mana letak gereja yang dimaksud, sehingga rombongan PID sempat berputar-putar salah arah. Akhirnya dengan menggunakan cara lama yaitu dengan beberapa kali bertanya ke beberapa orang dan termasuk ke sebuah warung di jalan masuk ke desa yang menjadi lokasi pertemuan pendengar tersebut. Beruntung pemilik warung tersebut tahu letak desa tersebut. Desa yang termasuk cukup terpencil, cukup jauh dari perkotaan. Dan di situ ada satu-satunya gereja, yang digunakan ajang pertemuan pendengar. Rombongan PID akhirnya tiba. Kedatangan Pdt. Pudjianto dan rombongan sangat terlambat dan acara sudah dimulai.

         Namun, walaupun demikian kesempatan yang sebentar itu digunakan untuk sekedar melihat pendengar yang memang benar-benar ingin bertemu. Sayang, acara radio itu acaranya sendiri sangat padat sehingga sulit rasanya untuk bisa bertemu pendengar satu per satu tidak memungkinkan. Tapi puji Tuhan Pdt. Pudjianto sempat bertemu dan berbincang-bincang dengan beberapa pendengar untuk sekedar mendengarkan kesaksian dan bertemu langsung

sung. Salah satu informasi yang bisa didapat adalah ketika berbincang-bincang dengan Ibu Pdt. Nina Daud seorang gembala siding yang hadir di acara tersebut yang menyatakan bahwa ia termasuk pendengar yang setia. Menurutnya, program-program PID secara khusus khotbah-khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Pudjianto isinya cukup berurutan dari program yang satu ke program yang lain, sehingga acara program tersebut bukan saja menambah wawasan bagi dirinya namun juga memberi motivasi dirinya di dalam melayani jemaat sebagai seorang wanita. Dari informasi ibu gembala itu juga bisa diketahui bahwa tidak sedikit pendengar lain yang ia ketahui sangat setia menunggu acara tersebut diputar melalui radio Gracia FM itu termasuk mereka yang hadir dalam acara tersebut. Hanya saja mereka belum mengetahui kedatangan tim PID itu.

Lain lagi dengan Pdt. Amran, seorang yang lahir di Sumatra, dan kini sedang ditugaskan di sebuah gereja di Jawa ini, yang mengutarakan kalau khotbah-khotbah bahasa Jawa yang disampaikan Pdt. Pudjianto menjadi sarana baginya untuk belajar bahasa Bahasa Jawa. Karena setiap hari ia mendengarkan, apalagi didukung dengan istrinya yang asli orang Jawa, semakin memperlancar dirinya untuk mengerti dan menyampaikan kebenaran firman Tuhan menggunakan bahasa Jawa. Diketahui bahwa kurang lebih 200 pendengar yang hadir, memang cukup meriah, namun sayang waktu Pdt. Pudjianto tidak bisa berlama-lama, karena ada acara lain di mana ada pertemuan pendengar yang dirancang untuk bertemu di sebuah gereja di tempat lain masih di wilayah Blitar. Namun, paling tidak para pendengar sudah tahu orangnya yang selama ini telah memberkati dalam hidup keimanan dan menguatkan dalam menghadapi tantangan kehidupan.

 


Copyright © 2019 PID MEDIA Rights Reserved.