foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Pelayanan Iman & Doa
www.pidmedia.net
PID

Pelayanan Kristen (Christian Ministry Church) Badan Hukum : Departemen Agama RI no.156 Tahun 1990, Motto PID adalah MELAYANI YANG BELUM TERLAYANI, Donation; Bank Central Asia (BCA), Account No : 3312172299,Beneficiary name : Christi Yana Rahayu atau Pudjianto +++ Swift Code: CENAIDJA ;Beneficiary Bank Name: Bank Mandiri, Beneficiary Branch: KCP Batu,Beneficiary Account No: 144-00-1556515-0, Beneficiary name: Pudjianto/Monika Maria Paramita +++ Swift Code: BMRIIDJA +++ +++

Visitors Counter

844374
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
306
799
8405
827498
39829
41454
844374

Your IP: 3.231.220.225
Server Time: 2020-05-31 09:26:22

radiopid

 

JANGAN MUDAH DIBAWA “PELAYANANAN” KEPADA MANUSIA

 

    Hamba Tuhan yang masih muda itu hanya bisa menelan ludah berkali-kali, ketika anggota Jemaatnya meninggalkan Gereja yang dipimpinnya. Gedung gereja yang muat 200 orang lebih itu tiba-tiba susut demikian banyak. Warga jemaat  dengan mengangkat tangannya memilih mengikuti hamba Tuhan yang mengaku dekat dengan Tuhan dan senantiasa Tuhan berbicara kepadanya secara pribadi, dari pada tetap tinggal di gereja yang dipimpin hamba Tuhan muda tersebut. Hamba Tuhan muda itu menarik nafas dalam-dalam, air mata berderai, dan yang tersisa tidak sampai 10 orang. Ternyata rekan yang selama ini diajak membangun iman sesama bernaung di gereja yang ia pimpin, memisahkan diri dengan membawa jemaat yang tadinya ia pimpin sendiri. Hamba Tuhan muda itu memandang jemaat yang masih tersisa.

 

    “Bapak ibu tidak ikut meninggalkan gereja ini?”, demikian pertanyaan hamba Tuhan muda itu bergetar. Jemaat yang tertinggal itu dengan mata sembab menggelengkan kepalanya.

    “Di sini juga ada Tuhan, mengapa kami harus pergi?”, demikian kata salah satu Jemaat yang sudah tua. Mendapat jawaban demikian, beberapa lama ia terdiam, ada haru yang menyesakkan dadanya. Setelah beberapa lama ia berkata:

     “Baik marilah kita mengikut Tuhan, dan hindarkan mengikut manusia, dan yang ada ini saya ajak untuk menjadi murid Yesus yang benar, dan hidup berkenan kepadaNya, bersih dari kepentingan-kepentingan sesaat”, demikian kata hamba Tuhan muda tersebut kepada jemaat yang masih tersisa.

    Apa yang terjadi di gereja yang dipimpin hamba Tuhan muda itu merupakan pelajaran bagi kita sebagai orang-orang biasa. Yang kadang-kadang tidak terasa kita di bawa oleh orang yang menyebut sebagai hamba Tuhan.  Secara  pelan tidak lagi menyembah Tuhan namun bergantung kepada orang yang menyebut dirinya hamba Tuhan. Seolah-olah yang bisa berbicara, yang memiliki kuasa, hanya khusus diberikan kepada orang yang menyebut hamba Tuhan tersebut. Kenyataannya setiap orang yang percaya Tuhan Yesus diberikan kuasa yang sama, bisa langsung berbicara kepaa Tuhan.   Penulis surat Ibrani  menulis demikian: “Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, …..” (Ibrani 12:2). Mata kita, hati kita, tertuju kepada Yesus, terpaut hanya kepada Dia. Karena hanya Dia yang mampu mengurai setiap permasalahan yang terjadi di dalam hidup kita.

PENYESATAN BIASANYA DILAKUKAN SECARA PELAN DAN TIDAK TERASA KALAU DISESATKAN. TANDA PERTAMANYA ADALAH KITA MEMUJA MANUSIA.

 


Copyright © 2020 PID MEDIA Rights Reserved.