KEBANYAKAN ORANG HEBAT DILANDA KESEPIAN

 

Seorang hamba Tuhan yang bernama A.W. Tozer menulis demikian: “Kebanyakan orang-orang hebat di dunia ini adalah orang-orang yang kesepian.” Apa yang ditulis oleh A.W. Tozer itu ada benarnya. Coba kita perhatikan apa yang ditulis oleh penulis surat Ibrani:  “Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.

 

Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung. Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik”.(Ibrani 11:36-39)

     Bayangkan mereka yang hebat dipakai Tuhan, ternyata mereka tidak mendapat kesempatan untuk hidup yang yang wajar. Orang lain memakai pakaian beludru, pakaian yang indah, mereka compang-camping harus menghadapi penguasa-penguasa yang mengadili mereka yang sebenarnya tidak layak mereka menjadi hakim. Mereka dipaksa untuk hidup sendiri di ruangan tertutup, bahkan jika ada yang sempat bebas, mereka harus hidup dengan sembunyi-sembunyi, di gua-gua, di celah-celah gunung. Pada hal secara  manusiawi mereka layak hidup di gedung-gedung yang megah.

Contoh yang paling nyata adalah Hidup Paulus setelah menjadi orang percaya. Ia mengalami banyak masalah  dari “orang lain” , dari teman-teman sendiri. Paulus mengakui bahwa dirinya mengalami kesepian juga karena banyak ditinggal orang-orang yang dulunya menjadi tim pelayanan yang solid.

      Apa yang terjadi pada orang-orang hebat itu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Artinya siapapun kita, kita juga akan mengalami rasa kesepian ini. Kesibukan kita, tidak memecahkan masalah kesepian ini. Keberadaan kita di tempat yang ramai tidak memecahkan masalah kesepian ini. Kita tidak bisa menghilangkan kesepian yang melanda hati kita. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengatasi rasa sepi.

  1. Sediakan waktu untuk bisa berbincang dengan para sahabat. Memang  tidak mengatasi masalah namun dengan berbincang-bincang sangat  menolong.
  2. Jangan lupa kebutuhan jasmani kita. Kadang-kadang orang yang kesepian lupa untuk memenuhi kebutuhan jasmaninya. “tidak urus diri”
  3. Mengembangkan diri dengan membaca buku-buku yang bermutu, yang menuntun diri lebih dekat dengan Tuhan.
  4. Ingat pertolongan Tuhan masa lalu di masa-masa menghadapi krisis kehidupan. Tuhanpun akan memberikan pertolongan di saat-saat di landa kesepian.

 

MEMBANGUN PERSAHABATAN MENGISI PIKIRAN DENGAN  HAL YANG POSITIF AKAN MENOLONG MENGATASI RASA SEPI YANG HATI.