foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Pelayanan Iman & Doa
www.pidmedia.net
PID

Pelayanan Kristen (Christian Ministry Church) Badan Hukum : Departemen Agama RI no.156 Tahun 1990, Motto PID adalah MELAYANI YANG BELUM TERLAYANI, Donation; Bank Central Asia (BCA), Account No : 3312172299,Beneficiary name : Christi Yana Rahayu atau Pudjianto +++ Swift Code: CENAIDJA ;Beneficiary Bank Name: Bank Mandiri, Beneficiary Branch: KCP Batu,Beneficiary Account No: 144-00-1556515-0, Beneficiary name: Pudjianto/Monika Maria Paramita +++ Swift Code: BMRIIDJA +++ +++

Visitors Counter

844408
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
340
799
8439
827498
39863
41454
844408

Your IP: 3.231.220.225
Server Time: 2020-05-31 10:07:56

radiopid

 

SEBUAH BUKTI KEROHANIAN YANG MATANG

   Kadang-kadang sebagai orang yang beriman harus menghadapi sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan. Yaitu suatu keadaan yang menyakitkan, menyedihkan, dan membuat kehilangan pertimbangan nalar yang sehat. Orang yang dulunya begitu dipercaya, merupakan anggota tim pelayanan yang solid, tiba-tiba menjadi orang yang menentang bahkan melawan. Contoh yang dialami Paulus. Karena pelayanannya yang tulus iapun harus masuk ke dalam penjara, harus menerima hukuman mati. Dalam keadaan seperti itu mestinya banyak orang Kristen yang bersimpati, memberikan penghiburan, memberikan perhatian. Namun, yang dialami Paulus tidaklah demikian ada beberapa orang yang benar-benar membuat kecewa. 

 

Salah satunya orang yang bernama Alexander. Paulus menulis tentang Alexander ini: “ Aleksander, tukang tembaga itu, telah banyak berbuat kejahatan terhadap aku. Tuhan akan membalasnya menurut perbuatannya. Hendaklah engkau juga waspada terhadap dia, karena dia sangat menentang ajaran kita”(II Timotis 4:14-15).

    Yang mengagumkan dari Paulus, Paulus tidak menjadikan orang ini musuh. Bahkan Paulus dalam suratnya kepada Jemaat di Roma menegaskan: “Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang . Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!

 (Roma 12:17-21)

     Kenyataan yang dialami Paulus adalah merupakan bukti kedalaman kerohanian yang dimilikinya. Juga merupakan kenyataan hubungannya dengan Tuhan begitu dekat. Ia tidak melakukan seperti yang umumnya orang lain lakukan, menuntut balas kepada orang yang berbuat jahat kepadanya.

    Seorang hamba Tuhan memberikan ilustrasi di sela-sela kotbahnya. Seorang gadis kena gigit anjing  rabies. Oleh dokter dia dinyatakan terhinggapi penyakit tersebut. Gadis itu menulis beberapa nama di kertas. Dokter bertanya untuk apa? Ia akan menggigit orang-orang yang ada dalam daftar itu untuk menularkan rabiesnya. Itulah yang kebanyakan dilakukan banyak orang, walaupun sudah menyatakan sebagai orang percaya sekalipun.

 KEDEWASAAN DAN KEBIKJAKAN DI DALAM MENJALANI HIDUP

HANYA DIMILIKI ORANG YANG MEMILIKI HUBUNGAN YANG BAIK DAN DEKAT DENGAN TUHAN.


Copyright © 2020 PID MEDIA Rights Reserved.