foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Pelayanan Iman & Doa
www.pidmedia.net
PID

Pelayanan Kristen (Christian Ministry Church) Badan Hukum : Departemen Agama RI no.156 Tahun 1990, Motto PID adalah MELAYANI YANG BELUM TERLAYANI, Donation; Bank Central Asia (BCA), Account No : 3312172299,Beneficiary name : Christi Yana Rahayu atau Pudjianto +++ Swift Code: CENAIDJA ;Beneficiary Bank Name: Bank Mandiri, Beneficiary Branch: KCP Batu,Beneficiary Account No: 144-00-1556515-0, Beneficiary name: Pudjianto/Monika Maria Paramita +++ Swift Code: BMRIIDJA +++ +++

Visitors Counter

844403
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
335
799
8434
827498
39858
41454
844403

Your IP: 3.231.220.225
Server Time: 2020-05-31 09:55:18

radiopid

 

PENYERTAAN TUHAN MEMBUAT SUKSES

 

           Tema yang menjadi judul dari laporan pelayanan ini diberikan ketika dalam sebuah kunjungan Team Lembaga Pelayanan Iman & Doa (PID) ke sebuah desa di Malang Selatan. Sebenarnya desa yang dikunjungi tersebut dikenal memang desa Kristen. Kalau dijumlah menurut keterangan dari salah seorang penduduk dari desa tersebut, di mana  mayoritas orang Kristen mencapai 6 ribuan namun kenyataannya yang aktif beribadah setiap minggunya hanya sekitar seribuan. Jadi hanya sekitar 25%. Lalu selebihnya ke manakah mereka?

 

Didorong oleh perasaan penasaran dan ingin tahu apa yang menjadi penyebabnya maka team PID berniat untuk melihat keterangan itu apakah memang benar atau hanyalah isu. Sebagai penelitian awal maka sebuah gereja yang mengundang PID dalam hal ini Pendeta Pudjianto mencoba untuk melihat langsung. Ternyata dengan melihat langsung di mana dengan melakukan pertanyaan awal kepada yang memberi keterangan tadi serta mengunjungi gerejanya, yang disaksikan memang berbicara sesuai dengan keterangan awal. Gereja yang dikunjungi tersebut sebenarnya memiliki jumlah anggota yang tercatat mencapai ratusan jiwa, namun kenyataannyayang hadir datang beribadah tidak sampai mencapai 50 orang. Pemandangan terlihat dari kursi-kursi yang kosong di gereja yang dikunjungi oleh PID tersebut, walaupun bangunan gerejanya secara fisik sangat bagus .

          Dalam ibadah yang sekaligus merupakan jumpa pendengar itu, Pdt. Pudjianto mengungkapkan sebuah tema Penyertaan Tuhan Membuat sukses tersebut diambil dari kisah perjalanan kehidupan Yusuf dalam Kejadian 39:1-10. Bagaimana Yusuf yang tadinya  sebagai anak yang begitu dikasihi bapaknya, istimewa bagi bapaknya, tiba-tiba menjadi anak yang terbuang di negara asing, dan bahkan di tempat asing itu pula dirinya menjadi budak. Namun, walaupun secara manusia tidak mungkin bisa  keluar dari kenyataan pahit itu ternyata Yusuf dalam kehidupannya disertai Tuhan. Menjadi budak Potifar tapi hidupnya sukses, di penjara juga mengalam hidup yang sukses, sampai pada puncaknya ketika dipercaya menjadi perdana menteri di Mesir juga diberikan Tuhan kesukesan.

         Menurut Pdt. Pudjianto kalau diterapkan dalam kehidupan orang-orang percaya maka bisa disimpulkan bahwa orang yang sukses dalam kehidupan itu adalah:

1. Bisa mengatasi persoalan hidup termasuk berada dalam situasi yang sukar. Bukan berarti orang yang disertai Tuhan tidak ada masalah. Tapi di tengah masalah yang datang itu dia bisa mengetasasi karena Tuhan bersamanya.

2. Kuat dan tegar dalam menghadapi penderitaan. Jadi penderitaan bukan menjadi halangan baginya untuk berhenti untuk berusaha dan setia kepada Tuhan. Karena penderitaan itu tidak menyurutkan dirinya untuk lebih maju.

3. Terlihat dan bisa disaksikan oleh sesama bahwa pertolongan Tuhan itu nyata di dalam kesukarannya. Dan ini menjadi kesaksian yang menguatkan. Ini merupakan efek dari kesetiaan di tengah-tengah penderitaan itu membuktikan bahwa Tuhan selalu berada di pihaknya untuk menolong.

 

Apa yang disampaikan oleh Pdt. Pudjianto itu menurut beberapa jemaat sangat memberkati, khususnya ketika dihubungkan dengan apa yang dialaminya dalam menjalani kehidupan ini. Sementara gembala sidang gereja tersebut yaitu Pdt. Benny yang merupakan hamba Tuhan yang ditempatkan oleh sinodenya di desa tersebut, di mana gereja yang dilayaninya itu masih dalam tahap perintisan. Pdt. Beny sendiri sudah  lima tahun melakukan pelayan di desa tersebut. Dan puji Tuhan, syukur dipanjatkan kepada Tuhan yang sudah menyediakan tempat ibadah yang cukup nyaman. Sebagai tambahan menuju ke desa yang terpencil tersebut membutuhkan waktu sekitar 3 jam dan untuk menuju ke gereja itu membutuhkan perjuangan yang berat.

 


Copyright © 2020 PID MEDIA Rights Reserved.