DI BALIK SUARA YANG MENGGEMA

 

Terkadang sebuah suara menimbulkan keingintahuan terhadap sumber vocal yang menggemakannya, termasuk suara yang dipancarkan dalam sebuah audio termasuk melalui siaran radio. Tidak jarang suara yang didengar menimbulkan rasa penasaran siapa yang telah menyampaikan. Tentu saja yang paling penting memang isi suara yang disampaikan yaitu kebenaran yang digemakan. Namun demikian bukan berarti si penyampai tidak penting untuk diketahui, karena mereka juga diberikan talenta oleh Tuhan untuk digunakan bagi pelayanan itu sendiri. Selain juga kerja keras mereka menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari proses dalam penyampaian Injil melalui radio ini. Makanya ulasan mengenai siapa mereka dalam edisi ini tidak lain adalah untuk mengajak seluruh pendukung PID untuk turut menjadi bagian dalam pelayanan media ini setidak-tidaknya menjadi bagian dari doa-doa dari para pendukung, baik dalam persekutuan maupun secara pribadi.

 

         Orang pertama yang memang banyak makan asam garam dalam pelayanan di bidang radio dan cuap-cuap di depan mic ini adalah Pdt. Pudjianto. Baginya pelayanan di bidang radio seperti menjadi nafas hidupnya semenjak masih muda. Konsisten dalam pelayanan radio dilakoninya sampai kini dengan penuh kesungguhan. Makanya program renungan 30 menit dalam Bahasa Jawa Babaring Katresnan Sejati dan Program Terang Kehidupan dalam BahasaIndonesia selalu teguh diselesaikan dengan baik dalam setiap bulannya. Padahal program tersebut sifatnya harian, tapi karena menjadi panggilannya, semuanya dilakoninya dengan sukacita. Padahal membuat program harian itu seperti menyiapkan khutbah setiap hari tanpa henti.

        Berikutnya adalah kalau kita sering mendengar program anak Sahabat Kecil maka komendan yang menanganinya adalah Ibu Fifi atau yang biasa dipanggil kak Fifi. Program ini diputar di beberapa radio local dan streaming. Selain juga ia menjadi penyiar dari program Wanita untuk Wanita bersama Ibu Asri. Dua program ini diputar di beberapa radio local an tentu saja di radio Streaming.

         Penyiar berikutnya adalah wanita yang biasa dipanggil Kak Asri yang berkonsentrasi menyasar audiens remaja dan pemuda dengan judul program Tentang Kita. Selain itu bersama Ibu Fifi berkolaborasi membuat program yang diperuntukkan bagi para wanita dalam bentuk program dialog. Program Wanita untuk Wanita sendiri sebenarnya dicetuskan oleh Ibu Monika Udjoe yang kini menjadi Bendaha PID. Seperti nama programnya acara ini menyasar wanita dan remaja putri dengan segala persoalannya. Bentuk programnya diawali dengan monolog yang dibawakan sendiri oleh Ibu Monika. Tapi karena Ibu Monika memiliki kesibukan sendiri yang akhirnya acara ini diserahkan kepada Ibu Fifi dan Ibu Asri dengan format doalog.

Program berikutnya adalah program yang sedikit serius yang membahas mengenai firman Tuhan dengan judul program Karena Dia. Sebuah program yang membahas dengan jelas dan tuntas mengenai tema-tema penting dalam Alkitab. Sementara ra yang bertanggungjawab dalam pembuatan program ini adalah Pdt. Suwarno. Tema-tema yang diangkat dalam acara ini cukup beragam, dan penelaahan yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan keseharian sesuai konteks masa kini. Sementara durasi program ini selama 30 menit dengan mengambil harian kecuali Sabtu dan Minggu.

           Program radio lainnya yang tak kalah menariknya adalah program yang mengungkap berbagai kisah nyata dalam sebuah peristiwa dan disampaikan dengan pendekatan dramatis. Nama programnya adalah Makna Di Balik Kisah.  Presenter yang dipercayakan untuk membawakan program ini adalah Mbak Lia atau nama lengkapnya Natalia Susanti.

           Presenter lainnya yang menyerahkan waktunya untuk pelayanan Tuhan di PID adalah Ibu Ida Ningsih. Walaupun Ibu Ida dalam kesehariannya penuh dengan kesibukan dalam membantu suaminya mengelola bisnisnya, tapi komitmennya untuk ikut memegang program lima menitan tidak perlu diragukan lagi. Judul programnya adalah Sinar Berkat. Sebuah acara yang walaupun singkat tapi isi beritanya tanpa basa-basi dan langsung menyampaikan apa yang menjadi inti berita.

           Kami juga tidak melupakan presenter yang justru tidak kalah penting kehadiran gema suaranya adalah Vebe Muskita. Gadis yang sekarang masih kuliah ini setiap minggunya harus datang ke studio untuk mengisi secara on air di Radio Streaming PID MEDIA. Dia membawakan renungan dengan tema-tema yang sering menyentuh banyak orang dalam keseharian.

           Benar bahwa yang terpenting adalah isi berita mengenai keselamatan, namun demikian seperti firman Tuhan yang mencatat, “Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? (Roma 10:14).