NATAL PENDENGAR SUARA KEBENARAN

NATAL PENDENGAR SUARA KEBENARAN
NATAL PENDENGAR SUARA KEBENARAN

Sudah menjadi cara Tuhan di mana Lembaga Pelayanan Iman & Doa (PID) ketika bergabung dengan Channel Suara Kebenaran, yang dipancarkan melalui gelombang 141.200 MHz. Pasalnya siaran yang menggunakan media HT (Handy Talky) dengan sekitar 75 anggota tersebut memberikan peluang bagi setiap saudara yang tergabung dan terpanggil bisa menyuarakan Injil begitu terbuka.
Dari PID sendiri diwakili oleh Pdt. Pudjianto, dan dirasakan menjadi anugerah yang luar biasa bagi pelayanan yang memang sejak awal menggunakan media menjadi ujung tombak untuk memberitakan Kabar Baik. Siaran berlangsung dari hari Senin sampai Sabtu. Hari Minggu ditiadakan, karena masing-masing kembali ke gereja untuk beribadah dan melayani.
Setiap pagi mereka secara rutin terus mengudara. Sementara pendengarnya datang dari berbagai kalangan dari berbagai penjuru dengan lokasi yang berbeda-beda. Walaupun namanya pelayanan di manapun ada saja kendalanya atau yang disebut noise, sangat terasa, termasuk di jalur udara. Misalnya ada saja pihak yang kurang berkenan lalu mencoba mengganggu dengan ejekan sehingga komunikasi terganggu. Apala-gi ini kan terbuka untuk umum. Namun pada umumnya, para pengguna komunikasi ini saling menghor-mati. Dan yang terpenting, tidak terpancing karena berbagai provokasi yang hadir.
Walaupun bulan Desember di mana momen Natal ramai diadakan, kelompok ini mengadakan perayaan Natal bersama di wilayah wisata Bandungan, Semarang. PID memberi kesempatan kepada Pdt. Pudjianto untuk menyampaikan firman Tuhan di pertemuan anggota Suara Kebenaran tersebut. Peserta yang hadir sekitar 70 orang, yang datang dari berbagai kota seperti Blora, Pati, Semarang, Salatiga, Ambarawa, Solo, Batu, dan Temanggung.
Sementara tema yang dibawakan Pdt. Pudjianto adalah: “KEHADIRAN YESUS KE DUNIA MENGUBAH KEHIDUPAN YANG PERCAYA”. Beberapa poin dalam khotbah yang disampaikan tersebut meliputi:
1. Kehadiran Tuhan Yesus Membawa Terang di Tengah Kegelapan
Yesus Sang Juruselamat itu datang bukan sekadar lahir sebagai manusia, tetapi membawa terang Allah ke dunia yang gelap oleh dosa (Yohanes 1:4–5). Hal tersebut memiliki dampak yang luar biasa yaitu:

    • Dunia tanpa Kristus hidup dalam kebingungan, ketakutan, dan kehilangan arah.
    • Ketika seseorang percaya, hidupnya diterangi: maka akan ada pengharapan, arah, dan makna.
   • Terang itu bukan hanya untuk dilihat, tetapi untuk dihidupi.
Jadi intinya adalah dengan percaya kepada Yesus akan membuat hidup yang gelap menjadi terang, dari situasi yang tak berpengharapan dan frustasi, akan muncul harapan yang nyata.
2. Kehadiran-Nya Mengubahkan Hati yang Berdosa
Yesus tidak hanya memperbaiki keadaan luar, tetapi mengubah hati. Dalam hal ini kita bisa melihat con-toh Zakheus (Lukas 19:1–10) di mana dari sana kita bisa melihat beberapa prinsip yaitu:
   • Dari serakah menjadi murah hati.
   • Dari dijauhi menjadi dipulihkan.
   • Dari hidup untuk diri sendiri menjadi hidup untuk Tuhan.
Dalam 2 Korintus 5:17 menegaskan: “Yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah da-tang.” Dan dari sini kita bisa mengambil pelajaran penting yaitu percaya kepada Yesus menghasilkan pe-rubahan karakter dan pertobatan yang nyata.
3. Kehadiran-Nya Memberi Identitas Baru
Dalam Injil Yohanes 1:12 berkata bahwa setiap orang yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak-anak Allah. Dan dari bagian ini kita bisa melihat kenyataan bahwa;
    • Dari orang berdosa menjadi anak Allah.
    • Dari terhukum menjadi diampuni.
    • Dari tersesat menjadi diselamatkan.
Dari beberapa poin ini kita bisa mengambil makna bahwa dengan percaya kepada Yesus akan memberi identitas dan masa depan yang baru. Bukan hanya berpindah, dan beridentitas yang baru tapi juga keadaan yang baru itu memberikan kepastian.
4. Kehadiran-Nya Memberi Tujuan dan Pengutusan
Yesus tidak hanya menyelamatkan, tetapi juga mengutus. Orang yang telah diubahkan:
   • Hidupnya menjadi kesaksian.
   • Dipanggil membawa terang bagi orang lain.
   • Menjadi alat Tuhan di keluarga dan masyarakat.
Dari poin ini, orang yang percaya kepada Tuhan bukan berhenti kepada diri, tapi kehidupan yang percaya itu memiliki dampak bagi sesama.
Respons dari para peserta sungguh luar biasa. Beberapa saudara menyampaikan bahwa firman Tuhan yang disampaikan sangat memberkati dan menguatkan mereka dalam menjalani kehidupan rohani mere-ka. Tentu semua itu terjadi karena karya Roh Kudus yang bekerja dalam pemberitaan firman-Nya. Bahkan apa yang disampaikan tersebut memberikan semangat bagaimana keselamatan itu diperoleh, dan bagaimana kemudian, keselamatan itu bukan hanya berkutat kepada diri sendiri, tapi bagaimana selanjut-nya bertindak untuk orang lain juga dalam berbagai bentuk. Harapan para peserta, melalui Channel Suara Kebenaran ini ke depannya akan semakin banyak jiwa yang mengenal Tuhan Yesus Kristus dan akhirnya banyak yang mengambil keputusan untuk percaya kepada-Nya.