KESAKSIAN PENDENGAR (BPK. PDT PAULUS SUTRISNO)

Saya ingin bersaksi tentang kebaikan Tuhan Yesus dalam kehidupan saya secara pribadi. Secara khusus, pada tahun 1992 saya menjadi gembala jemaat. Istri saya orang Semarang dan Saya seniri dari Boyolali. Pada Tahun 1982 saya memulai pelayanan. Untuk makan pada waktu itu saya susah dan sulit. Dulu kolekte jemaat hanya 5 rupiah karena memang kebanyakan jemaat saya adalah orang yang tidak mampu dan serta keterbatasan dalam hal ekonomi. Kehidupan serba susah yang Tuhan ijinkan kami alami ini sampai dengan tahun 1990. Kemudian Istri saya dipanggil Tuhan tahun 2004 oleh karena sakit ginjal dan pada waktu istri saya sakit2 nya itu, saya juga sebenarnya sedang sakit ambeyen. Pada waktu itu perekonomian keluarga kami benar2 sulit sehingga saya menelpon kenalan saya kemudian saya sekeluarga dikunjungi dan diperhatikan sehingga saya bisa mengajak istri saya untuk berobat. Saya punya anak 4, 1 cucu. Dan pertolongan Tuhan sungguh kami rasakan apalagi pada masa pandemi Covid 19 ini, Tuhan selalu cukupkan keluarga kami sehingga kami boleh ada sampai sekarang ini. Sekarang jemaat sedang di dorong untuk memberikan perpuluhan, terus dimotivasi supaya ada niat dan jiwa2 pertumbuhan agak lambat di tempat saya. Tiap tahunnya paling tidak jemaat yang lama2 yang datang kembali untuk beribadah kepada Tuhan. Dan memang ini yang menjadi pergumulan kami.